Dukung Pembangunan Padang Lawas, Waka Polres Menghadiri Musrenbang RKPD

Kapolres AKBP Diari Astetika SIK yang di wakilkan Waka Polres Kompol Sugianto S.Pd menghadiri kegiatan Menghadiri Acara Musrenbang RKPD Kabupaten Padang Lawas 2025 di gedung olah raga Kabupaten Padang Lawas, Rabu (28/02/2024).

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan laporan ketua panitia dilanjutkan kata sambutan dari PJ gubernur Sumatera Utara yang di wakilkan Kepala Dinas Perkebunan Dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara

“Indeks Perekonomian Padang Lawas Secara Umum Meningkat Dibanding Tahun 2023,Indeks Pembangunan Sumber Daya Manusia Meningkat Dibanding Tahun 2023
Indeks Kemiskinan Menurun Dibanding Tahun 2023,Indeks Pengangguran Menurun Dibanding Tahun 2023 dan Peningkatan Kualitas Pembangunan di Padang Lawas Harus Berkesinambungan”Kata Kepala Dinas Perkebunan Dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara membacakan sambutan PJ gubernur.

Target Pembangunan Suber Daya Manusia Padang Lawas 2024-2029, masuk Ke 5 Tertinggi IPM Di Sumatera Utara.

Padang Lawas telah memiliki Rumah Sakit Standard Internasional,Memiliki Perguruan Tinggi Dan SMA/K Standard Internasional/

“Dan sedang menjalankan Program Wajib Belajar 12 Tahun 100 persen dan Memiliki Pusat Pembelanjaan Modern Berbasis UMKM Dan/Atau Di Kelola Daerah”Ucap PJ Bupati Dr edy junaedi MSI dalam sambutannya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Padang Lawas AKBP Diari Astetika S.IK yang di wakilkan Waka Kompol Sugianto S.Pd,Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Padang Lawas,Ketua Pengadilan Agama Kab.Padang Lawas, Dandim 0212/TS Diwakili Pabung Sibuhuan, Kepala Bapeda Pemrov Sumut,Sekda Kab.Padang Lawas,Para Asisten Kab.Padang Lawas,Kepala Bapeda Kab.Padang Lawas,Para Pimpinan OPD Kab.Padang Lawas, Ibu Ketua PKK Kab.Padang Lawas,Para Camat Kab.Padang Lawas ,Ayahanda MUI Kab.Padang Lawas,Tokoh Masyarakat Dan Para Ketua OKP (Knpi,Hipmi,PP,IPK)

“Acara MUSRENBANG RKPD Padang Lawas 2025 yang dilaksanakan Gedung olahraga (Gor) Padang Lawas Bercahaya berjalan aman dan lancar”Tutup Waka Kompol Sugianto S.Pd.

Viral Pengendara Motor Nyaris Tewas Terjerat Kabel Menjuntai di Simpang Unimed

Viral di media sosial kisah pilu pria nyaris tewas akibat terjerat kabel yang mejuntai di jalanan Kota Medan.

Pengendara motor bernama Luthfi Simanjuntak tersebut terjerat kabel yang menjuntai di persimpangan Unimed saat hendak menjemput sang istri pulang bekerja.

Akibat jeratan kabel tersebut, Luthfi Simanjuntak mengalami luka di sekeliling lehernya.

Insiden yang nyaris merenggut nyawa Luthfi Simanjuntak tersebut dibagikan di akun Instagram miliknya @luthfi_simanjuntak.

Dalam unggahannya, Luthfi menceritakan kronologi kejadian naas yang menimpanya.

Luthfi menyebut bahwa insiden itu terjadi pada Jumat (23/2/2024) sekira pukul 17.00 wib.

Saat itu, ia mengendarai motornya dari Tembung menuju Kota Medan dengan melewati UNIMED.

Namun saat di persimpangan Unimed, Luthfi tiba-tiba terjatuh dan terpental sekitar 20 meter dari sepeda motornya.

Tak hanya terpisah dari sepeda motornya, helmnya pun terlepas akibat benturan keras dari kecelakaan itu sehingga dagunya terluka terseret aspal.

“Pada hari kejadian menyeramkan ini, aku mengendarai sepeda motor ku dari arah tembung menuju pusat kota melawati kampus unimed untuk menjemput istri ku,” tulis Luthfi.

“Ketika berada di Perempatan Kampus Unimed, tanpa tanda apapun, aku tersentak dengan posisi sudah tergeletak (telungkup) di tengah aspal setelah terguling guling dan terpisah oleh sepeda motor ku yang terpental ± 20 meter jauhnya dariku,” sambungnya.

Menurut keterangan Luthfi, saat itu suasana jalanan ramai dengan warga.

Suara klakson yang bersahut-sahutan juga terdengar Luthfi di tengah kondisinya yang setengah sadar.

Namun ironisnya, tak seorang pun yang sudi menolong Luthfi yang sudah terkapar di tengah jalanan tersebut.

Warga yang berada di lokasi malah sibuk merekam Luthfi.

“Namun ada hal yang cukup ironis bagiku, ketika itu suasana lalu lintas menjadi terhenti macat panjang pun terjadi di sekitar lokasi aku terbaring. Di tengah suara klakson yang saling bersautan aku mendengar dengan jelas beberapa pengguna jalan pun berkata, IH MATI ITU WE, PUTUS ITU LEHER NYA,” lanjutnya.

Singkat cerita, dua orang pria tiba-tiba datang menolong Luthfi.

Dengan kondisi leher yang bercucuran darah, Luthfi pun akhirnya dibawa ke klinik terdekat.

Saat itu Luthfi belum mengetahui insiden yang menimpanya.

Ia kemudian bertanya pada dua pria yang menolongnya.

Ternyata Luthfi terjatuh akibat terjerat kabel listrik yang menjuntai di persimpangan Unimed tersebut.

“Aku masih tetap mengotot bertanya AKU KENAPA SEBENARNYA BANG? akhirnya mereka bilang kalo aku terjatuh akibat terbelit kabel (telkom/listrik) yang melintasi jalan simpang unimed.

Aku pun masih terus bertanya, KOK BISA BANG? Iya bang kabel nya ditabrak mobil BOX INDOMARET. Sehingga Kabel itu mengayun mengenai Abang,” jelas Luthfi.

Dengan setengah sadar, saat itu Luthfi meminta agar pegawai Indomaret tersebut ikut ke klinik dan bertanggungjawab dengan insiden itu.

Namun pegawai Indomaret itu tak mau bertanggungjawab dan ngotot bahwa insiden yang menimpa Luthfi bukanlah kesalahannya.

Dengan kondisi leher Luthfi yang sudar penuh dengan darah, ia akhirnya dibawa ke klinik. Namun pihak klinik tak mampu mengatasinya.

Ia kemudian dibawa ke rumah sakit, namun mirisnya, biaya pengobatan tak bisa dicover BPJS.

Pihak rumah sakit kemudian meminta Luthfi untuk membuat laporan agar biaya pengobatan bisa dicover Jasa Raharja.

Namun hasilnya sama, pengobatan tak bisa dicover lantaran Luthfi dianggap kecelakaan tunggal. Alhasil, Luthfi akhirnya tetap mendapat perawatan, namun seluruh biaya pengobatan ditanggung sendiri.

Melalui unggahan Instagramya, Luthfi berharap insiden yang dialami itu tak dialami oleh warga lainnya.

“Yth : PT. TELKOM INDONESIA

Terimakasih atas Kabel kalian yang terpasang amburadul yang hampir MEMBUNUHKU.

Yth : PT. INDOMARET

Tolong sampaikan kepada karyawan kalian supaya punya rasa kemanusiaan, jangan Lari setelah aku terkapar dijalanan.

Yth : PEMERINTAH / DINAS TERKAIT

Mohon lah sama kelen untuk menertibkan kabel kabel yang bersliweran dan amburadul ini

SALAM DARI KU

RAKYAT BIASA YANG TIDAK BISA MENDAPATKAN JAMINAN KESEHATAN DAN KECELAKAAN DARI NEGARA INI,” tulis Luthfi.

Kini unggahan Luthfi itu viral di media sosial, dan menjadi sorotan warganet. Unggahan itu kini penuh dengan komentar-komentar warganet yang berharap kejadian yang sama tak terulang lagi akibat kabel-kabel yang menjuntai di beberapa jalanan Kota Medan.

Sosok Hisar Siallagan, Kini Jadi Jenderal Ditunjuk Kapolri Sebagai Kepala BNN Kaltara

Sosok Hisar Siallagan merupakan anggota Polri yang kini baru saja naik pangkat menjadi jenderal bintang satu.

Hisar Siallagan resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal setelah ditunjuk menjadi Kepala BNN Kalimantan Utara.

Penunjukan Hisar Siallagan berdasarkan Surat Telegram Nomor:STR/472/II/KEP/2024 tanggal 22 Februari 2024.

Pada Senin (26/2/2024) kemarin, Hisar Siallagan dilantik oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Agus Andrianto di Rupatama Mabes Polri.

Sebelum menjabat sebagai Kepala BNN Kalimantan Utara, Hisar Siallagan sempat bertugas sebagai Kabagbingadikwa Robindiklat Lemdiklat Polri.

Ia juga pernah menjabat sejumlah posisi strategis di kepolisian.

Dilansir dari Wikipedia, Hisar Siallagan merupakan pria kelahiran 26 Mei 1970.

Hisar Siallagan adalah lulusan akademi kepolisian (Akpol) Tahun 1992.

Sebelum menjabat sebagai Kepala BNN Kalimantan Utara, Hisar Siallagan pernah mengemban amanah sebagai Kapolresta Manado pada tahun 2016-2018.

Selama menjadi polisi, Hisar Siallagan berpengalaman di bidang Reserse Kriminal.

Saat bertugas sebagai Dir Res Krimum Polda Sumsel, ada sejumlah kasus besar yang pernah ia ungkap.

Satu diantaranya terkait rekayasa penculikan baby sitter di Perumahan Mutiara, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, tahun 2020.

Kemudian ada juga kasus sumbangan Rp2 triliun dari putri bungsu almarhum Akidio Tio kepada Polda Sumatera Selatan (Sumsel) yang tidak kunjung cair pada tahun 2021 lalu.

Dan Hisar Siallagan juga pernah mengungkap kasus pelecehan seksual yang dilakukan pengajar di pondok pesantren (ponpes) di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, terhadap puluhan murid laki-laki pada tahun 2021.

Kapusdalops Roops Polda Sulut
Kapolres Sangihe (2010—2012)
Kapolres Bolaang Mongondow (2012—2014)
Irbidops Itwasda Polda Sulut (2014—2016)
Kapolresta Manado (2016—2018)
Kasubditlatsatwa Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri (2018)
Analis Kebijakan Madya Bidang Satwa Baharkam Polri
Dirreskrimum Polda Sumsel (2020—2023)
Kabagbingadikwa Robindiklat Lemdiklat Polri (2023—2024)
Kepala BNNP Kalimantan Utara (2024—Sekarang)

Liverpool Juara Carabao Cup, Jurgen Klopp Ungkap Makna Spesial untuk Piala Carabao

Liverpool sukses bungkam Chelsea di Final Carabao Cup 2024. Jurgen Klopp girang bukan main dengan keberhasilan Liverpool menjuarai Carabao Cup setelah mengalahkan Chelsea 1-0, Minggu (25/2/2024).

Laga final Carabao Cup 2024 ini benar-benar dipenuhi dengan drama, dua kali VAR mengintervensi gol.

Keduanya dibatalkan, masing-masing dari Chelsea dan juga Liverpool.

Skor tanpa gol selama waktu normal mengharuskan laga dilanjutkan di babak ekstra time.

Chelsea memiliki peluang yang cukup banyak di laga itu. Tim asuhan Mauricio Pochettino menguasai 46 persen ball possesion dan menciptakan 19 kali tembakan, sedangkan Liverpool 9 kali.

Angka harapan gol The Blues pun lebih besar, 2,3 xG sedangkan Liverpool 1,8 xG.

Hanya saja memang Chelsea kurang klinis dalam penyelesaian akhir. Peluang di depan gawang terbuang sia-sia tanpa menjadi gol.

Pada akhirnya, gol yang ditunggu-tunggu baru tercipta di akhir laga, tepatnya pada menit 118′ lewat sundulan sang kapten tim, Virgil van Dijk.

Kemenangan ini membuat Liverpool mendapatkan trofi Piala Carabao yang ke-10, terbanyak dibanding tim lainnya.

Jurgen Klopp mengaku, trofi ini adalah yang paling istimewa yang pernah didapatkannya.

“Ini adalah trofi paling istimewa yang pernah saya menangkan. Benar-benar luar biasa. Saya harap saya bisa lebih sering merasakan kebanggaan, malam ini itulah perasaan yang luar biasa,” kata Klopp dalam konferensi pers pasca kemenangan, dikutip dari Sky Sports.

“Saya tidak peduli dengan warisan saya, saya di sini bukan untuk menciptakannya. Saya di sini untuk melakukan pekerjaan. Kita telah belajar banyak saat ini. Dari waktu ke waktu Anda memerlukan sesuatu untuk benar-benar dirayakan, ini sangat istimewa,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Jurgen Klopp akan meninggalkan Liverpool akhir musim nanti. Ia masih berpeluang menambah tiga gelar lain untuk The Reds di musin ini dari Piala FA, Liga Inggris dan Liga Champions.

Namun seandaiknya ketiga kesempatan itu gagal, Trofi Carabao Cup ini bisa menjadi gelar terakhir Liverpool yang bisa dipersembahkan, sehingga trofi ini cukup berarti di akhir musim Klopp.

Selain van Dijk, keberhasilan Liverpool menjadi juara ini tak bisa dilepaskan dari peran besar penjaga gawang Caoimhin Kelleher.

Setidaknya sembilan kali kiper kedua Liverpool itu melakukan penyelamatan krusial.

Salah satu yang paling heroik adalah saat menggagalkan peluang emas dari Cole Palmer di babak pertama.

Untuk diketahui, ini adalah final kedua bagi Kelleher di Carabao Cup, dan keduanya juga melawan Chelsea.

Final pertamanya terjadi pada 2022 lalu, kala itu ia tampil secara full time dan membantu Liverpool mengalahkan Chelsea lewat adu penalti setelah bermain 0-0 selama 120 menit.

Dan kini, di penampilan terbarunya, Kelleher masih membuat Chelsea penasaran lantaran gagal mencetak gol.

Menurut Opta, total dari gabungan dua final itu, Chelsea memiliki angka harapan gol sebesar 3,9 xG, dengan total 13 tembakan tepat sasaran.

Dan, dari statistik yang dihasilkan Chelsea itu, masih belum bisa membobol gawang dari Caoimhin Kelleher.

Penampilan brilian Kelleher ini tak luput dari pujian Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman itu merasa beruntung bisa memilikinya.

“Saya sangat senang dengan Kelleher, dia luar biasa,” kata Klopp setelah pertandingan, berbicara kepada Sky Sports.

“Kami mempunyai kiper terbaik di dunia, dan kami mempunyai kiper nomor dua terbaik di dunia,” imbuh Klopp.

Liverpool tampil dengan para pemain mudanya setelah banyaknya pemain senior yang cedera. Namun demikian nyatanya para pemain mampu menjawab kepercayaan Klop.

“Saya yakin kami membawa semua pemain! Kami memerlukan pemain-pemain segar, mereka segar namun masih sangat muda, namun mereka berhasil melakukan tugasnya,” kata Klopp.

Memang ada sedikit ketegangan yang dirasakan Klopp kepada pemainnya itu. Namun pada akhirnya hal itu bisa dilalui dengan baik berkat bantuan dari pemain senior lainnya.

“Para pemain telah berlatih lama bersama kami, mereka tahu persis apa yang harus kami lakukan,” terang Klopp.

Lirik Lagu Batak Butet, Berikut Terjemahannya

Butet adalah panggilan terhadap anak perempuannya oleh masyarakat suku Batak dalam bahasa daerah.

Lagu daerah Sumatera Utara Butet ini diketahui berasal dari suku Batak Toba yang memiliki latar belakang masa perjuangan kemerdekaan.

Walau sampai saat ini belum diketahui siapa pencipta lagu Butet, namun lagu ini mengandung pesan mendalam.

Konon lagu ini pertama kali dinyanyikan oleh seorang ibu kepada sang anak untuk menceritakan perginya sang ayah yang berperang melawan penjajah.

Lagu Batak Butet ini memberikan pesan agar sang anak perempuan juga memiliki semangat patriotik agar sang anak bisa meneruskan perjuangan ayahnya.

Lirik Lagu Batak Butet

Butet dipangungsian do apang mu ale, Butet

Da margurilla da mardarurat ale, Butet

Da margurilla da mardarurat ale, Butet

I doge doge doge (hi) da i doge (hi) doge

I doge doge doge (hi) da i doge (hi) doge (hi) doge

Butet so tung ngolngolan roha muna ale, Butet

Paima tona manang surat ale, Butet

Paima tona manang surat ale, Butet

I doge doge doge (hi) da i doge (hi) doge

I doge doge doge (hi) da i doge (hi) doge (hi) doge

Butet, so tung sumolsol roha muna ale, Butet

Musunta i ikkon saut do talu ale, Butet

Musunta i ikkon saut do talu ale, Butet

I doge doge doge (hi) da i doge (hi) doge

I doge doge doge (hi) da i doge (hi) doge (hi) doge

Terjemahan Lagu Batak Butet

Putriku, di pengungsian ayah mu, ya Putriku

Mengikuti perang gerilya dalam darurat, ya Putriku

Mengikuti perang gerilya dalam darurat, ya Putriku

Wahai wahai wahai ya wahai

Wahai wahai wahai ya wahai wahai wahai

Putriku , jangan sampai jenuh hatimu menunggu, Putriku

Menunggu kabar atau surat oh, Butet

Menunggu kabar atau surat oh, Butet

Wahai wahai wahai ya wahai

Wahai wahai wahai ya wahai wahai wahai

Putriku, jangan sampai menyesal hatimu ya, Putriku

Musuh kita itu harus dikalahkan ya, Putriku

Musuh kita itu harus dikalahkan ya, Putriku

Wahai wahai wahai ya wahai

Wahai wahai wahai ya wahai wahai wahai

Vincent Rompies Tak Terima Anaknya Dikeluarkan dari Sekolah Jelang Ujian Buntut Kasus Perundungan

Vincent Rompies tak terima anaknya dikeluarkan dari sekolah buntut kasus perundungan (bullying).

Vincent Rompies tak terima anaknya dikeluarkan dari sekolah apalagi dilakukan seminggu sebelum ujian.

Keputusan tersebut berat untuk diterima bagi pihak Vincent Rompies karena dinilai berlebihan dan berpihak.

Vincent Rompies tak terima anaknya dikeluarkan dari sekolah buntut kasus perundungan (bullying).

Vincent Rompies tak terima anaknya dikeluarkan dari sekolah apalagi dilakukan seminggu sebelum ujian.

Keputusan tersebut berat untuk diterima bagi pihak Vincent Rompies karena dinilai berlebihan dan berpihak.

Vincent Rompies tak terima anaknya dikeluarkan dari sekolah buntut kasus perundungan (bullying).

Vincent Rompies tak terima anaknya dikeluarkan dari sekolah apalagi dilakukan seminggu sebelum ujian.

Keputusan tersebut berat untuk diterima bagi pihak Vincent Rompies karena dinilai berlebihan dan berpihak.

Yakup Hasibuan selaku Kuasa Hukum Vincent Rompies menyebut pengunduran diri dari sekolah dilakukan seminggu sebelum ujian.

“Pentingnya minggu depan ujian loh,” kata Yakup Hasibuan saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat belum lama ini.

Pihak Vincent Rompies menyayangkan atas keputusan sekolah Binus meminta anak didiknya yang menjadi terduga pelaku perundungan mengundurkan diri dari sekolah.

“Jadi bayangkan dari kelas 1 sampai 12 di satu sekolah yang harusnya sekolah itu harusnya membimbing dan memberikan pembinaan tapi seakan-akan ini kok sepihak dan sangat buru-buru dan tiba-tiba yaudah mohon mengundurkan diri,” ujar Yakup.

Yakup menambahkan para pelaku masih berada di bawah umur yang seharusnya mendapatkan hak pendidikan dan sosial layak.

“Dan itu yang menurut kami sangat disayangkan karena kembali lagi Undang Undang juga dan seluruh peraturan yang ada harus dijamin hak pendidikannya dan hak sosialnya,” ucap Yakup.

Lebih lanjut polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus perundungan yang melibatkan putra Vincent Rompies itu.

Begitupun belum adanya penetapan tersangka.

Sehingga sekolah mengambil keputusan secara sepihak untuk meminta orangtua terduga pelaku mengundurkan diri usai diperiksa beberapa waktu lalu.

“Karena kejadian ini kan sebenanrya pihak kepolisian masih dalam proses penyidikan,” Ungkap Yakup.

“Iya betul (langsung diminta mengundurkan diri) jadi awalnya anak-anak diperiksa sekolah tanpa pihak-pihak berwenang, psikologi dan lain lain, dan keesokan harinya dipanggil orangtuanya dan akhirnya diminta untuk mengundurkan diri,” tandasnya.

Vincent Rompies akhirnya muncul ke publik terkait kasus perundungan yang diduga anaknya ikut terlibat.

Anak Vincent Rompies, Farrel Legolas, diduga turut terlibat dalam perundungan yang dilakukan ke adik kelas di sekolah Binus Serpong, Tangerang Selatan.

Kepada awak media, Vincent mengungkapkan rasa empatinya kepada korban bullying di Binus School.

Hal itu disampaikannya setelah diperiksa menjadi saksi selama sembilan jam di Polres Tangerang Selatan, Kamis (22/2/2024).

Dia juga berharap peristiwa serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari.

“Saya sangat berempati atas kejadian atau peristiwa yang terjadi saat ini dan juga harapannya sih semoga tidak akan lagi peristiwa atau kejadian di masa mendatang maupun di lingkungan terdekat,” ujarnya.

Vincent juga turut mengapresiasi kinerja kepolisian dalam melakukan tindakan dan penyelidikan dalam kasus ini.

“Insya Allah berjalan lancar sih,” tuturnya.

Dia juga mengatakan status anaknya dalam kasus ini masih sebatas saksi.

“Masih saksi, saksi,” kata Vincent.

Lalu, ketika ditanya awak media terkait korban yang dituding menjadi pelaku pelecehan seksual di media sosial sehingga mengalami bullying, Vincent enggan berkomentar.

Dia mengaku sudah tidak mengakses media sosial sejak dua minggu lalu.

“Saya nggak tahu justru. Saya sudah tidak membuka media sosial satu minggu, dua minggu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Vincent berharap kasus ini segera selesai dan tetap membuka komunikasi dengan pelapor.

Dia juga berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Saya berharap semua masalah bisa diselesaikan dengan baik-baik. Semoga bisa menemukan titik cerah dan berdiskusi, semua bisa kembali normal lagi,” tuturnya.

Kapolres Madina Terus Pantau Kondisi 101 Korban Gas Beracung PT SMGP, Lakukan Investigasi Mendalam

Insiden dugaan keracunan warga Sibanggor Kecamatan Puncak Sorik Marapi dari gas H2S milik PTSorik Marapi Geotermal Power (SMGP) menyita perhtian Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK.

AKBP Ari langsung bergegas mengamankan situasi dan kondisi.

Kepada wartawan, AKBP Ari mengatakan peristiwa terjadi pada Kamis (22/2/2024) pukul 18.00 WIB.

AKBP Ari pun langsung berinisiatif membagi dua tim dari Polres Madina.

Satu tim menuju Sibanggor dan tim kedua memonitor di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina.

Dari perjalanan mulai dari awal kejadian hingga hari ini (23/2/2024), AKBP Arie tak henti-henti memonitor.

Sejak malam hingga pukul 02.00 WIB dini hari, bersama Kabag Ops Kompol M.

Rusli dan para Kasat masih berada di PT.SMGP melihat langsung sumur yang diduga mengeluarkan gas H2S.

AKBP Ari mengaku tidak ingin melihat peristiwa dari satu sisi saja.

Pada Pagi pukul 09.00 WIB AKBPAri kembali mendatangi pasien yang dirawat di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina.

Hingga Subuh Pukul 03.00 WIB, pasien dari Sibanggor yang dirawat sudah berjumlah 101 orang.

Dalam keterangannya Kapolres Madina, situasi di perusahaan dan kondisi pasien saat ini sudah mulai membaik.

“Sebagian besar sudah boleh pulang. Semua pasien dari Sibanggor saat ini dalam kondisi baik, dan sebagain sudah pulang” katanya, Jum’at (23/2/2024).

Lanjut Arie bahwa dirinya juga sudah bersua dengan Kepala Teknik Panas Bumi PT.SMGP Ali Sahid di sekitaran lokasi Wellpad V-1.

Utk mengetahui penyebab insiden itu polres Madina terus melakukan penyelidikan penyebab kejadian itu.

“Kami terus menyelidiki penyebab kejadian ini utk mengetahui penyebab nya” papar Arie

Siang ini bersama dgn tim dari KBR (kimia biologi radio aktif) akan melakukan pengecekan TKP (23/2/2024).

Dan direncanakan akan melakukan rekonstruksi uji alir dgn tim KBR sebagaimana yg dilakukan saat kejadian hari Kamis kemarin (22/2/2024) untuk mengetahui persis penyebab terjadinya dugaan kebocoran gas beracun,” tegasnya.

Diketahui, seluruh pejabat utama (PJU) Polres Madina bergerak mulai dari awal kejadian hingga siang ini. Situasi kamtibmas di Puncak Sorik Marapi dan pada umumnya di Kabupaten Madina berjalan dengan kondusif.

Caleg PPP Bangkalan Ngamuk di Kantor Kecamatan Gegara Kesal Suara Berkurang

Caleg PPP Sampang ngamuk di Kantor Kecamatan.

Jakarta – Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sonhaji, mengamuk di Kantor Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Dia mengamuk karena merasa perolehan suara miliknya turun drastis dari perolehan awal.
Dilansir detikJatim, Sabtu (24/2/2024), Sonhaji mengamuk di hadapan para petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Aksinya itu terekam video sejumlah pendukungnya yang turut mendatangi kantor kecamatan yang juga menjadi sekretariat PPK Kwanyar.

Pria yang masih aktif sebagai anggota Komisi D DPRD Bangkalan ini datang bersama puluhan pendukungnya kemudian melakukan aksi di depan kantor kecamatan. Tidak lama kemudian mereka bertemu dengan 5 anggota PPK Kwanyar.

“Saya ingatkan jangan sekali-kali mengubah perolehan suara DPRD Bangkalan, karena kalian akan berhadapan dengan saya dan nyawa taruhannya,” kata Sonhaji, Jumat (23/2).

Sonhaji yang duduk berhadapan dengan 5 anggota PPK itu sempat emosi dan menggebrak meja. Dia kesal karena suaranya turun drastis dari perolehan awal. Ia meminta agar tidak ada penggeseran suara terutama yang berkaitan dengan perolehannya.

“Jangan pernah menggeser suara Sonhaji,” imbuhnya.

Simak selengkapnya di sini.

(fas/fas)

Dampak Hidrosulfida atau H2S Bagi Manusia yang Bisa Mengancam Keselamatan

Hydrogen Sulfide atau hidrosulfida (H2S) adalah senyawa kimia gas yang tidak berwarna.

Senyawa ini lebih berat dari pada udara dan mudah meledak.

Tidak hanya itu, hidrosulfida juga bisa menyebabkan karat pada barang.

Dikutip dari laman PPSDM Migas, H2S ini memiliki bau khas seperti telur busuk.

Baca juga: Proyek Sumur Gas PT SMGP Berulangkali Diduga Meracuni Warga Tapi tak Kunjung Disanksi Tegas

Keberadaannya dapat ditemukan pada minyak mentah, gas alam, mata air panas, dan volcano gas serta beberapa tempat yang lain.

Yang menarik, hidung manusia jauh lebih sensitif terhadap H2S daripada instrumen pemantauan gas yang kita miliki saat ini.

Bahkan campuran udara dengan hanya 0,000001persen H2S sudah cukup untuk menimbulkan bau telur busuk.

Namun, pada rasio pencampuran di atas sekitar 0,01 persen, H2S menjadi tidak berbau tetapi sangat beracun.

Adapun dampak yang bisa ditimbulkan ketika seseorang menghirup atau terpapar H2S ini akan mengalami iritasi pada saluran pernapasan bagian atas.

Jika terpapar dalam jangka waktu lama, dapat menyebabkan edema paru.

Paparan 500 ppm dapat mengakibatkan manusia jatuh pingsan dalam 5 menit dan meninggal dalam satu jam atau bahkan kurang.

Dilansir dari laman Petro Training, efek yang timbul akibat menghirup H2S ini bukan cuma pusing dan sakit kepala.

Umumnya, mereka yang terpapar H2S ini akan mengalami batuk, kulit terasa perih, dan timbul rasa kering pada tenggorokan, hidung dan dada.

Kemudian, jika terpapar dalam janga waktu lama, maka tubuh akan terasa lemas, serta kehilangan nafsu makan.

Adapun gejala di atas sempat dialami oleh masyarakat di Desa Sibanggor Julu dan Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal.

Sumur gas yang dikerjakan PT Sorik Merapi Geotermal Power (PT SMGP) kerap berulangkali diduga meracuni masyarakat.

Teranyar, pada Kamis (22/2/2024) malam, ada 75 orang warga diduga keracunan H2S dari proyek sumur PT SMGP.

Semuanya dilarikan ke RSUD Panyabungan dan RS Permata.

Atasi Masalah Sampah, BRI Peduli Berhasil Jalankan Program ‘Yok Kita Gas’’ di 40 Kota

BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (Corporate Social Responsibility/CSR) terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata dapat membantu mengatasi masalah sampah di berbagai wilayah di Indonesia.

Sejak digulirkan pada tahun 2021, program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ telah dilaksanakan di 41 (empat puluh satu) lokasi di Indonesia yang terdiri dari 5 (lima) lokasi di Pasar Tradisional dan 36 (tiga puluh enam) lokasi di lingkungan masyarakat.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa BRI Peduli Yok Kita Gas secara nyata telah memberikan dampak bagi masyarakat di berbagai wilayah baik dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang tersirat pada Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi dan Pilar Pembangunan Lingkungan.

Masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia terutama di wilayah padat pemukiman atau wilayah kota mendapatkan manfaat dari program ini antara lain mendapatkan wawasan tentang kondisi pengelolaan sampah, mendapatkan keterampilan dalam memilah sampah dari rumah, sehingga mampu mengatasi persoalan sampah dari rumah tangga.

Dari sisi sosial, masyarakat mendapatkan edukasi tentang pengelolan sampah dan pelatihan-pelatihan seperti pelatihan pengelolaan sampah, pelatihan pembuatan laporan, pelatihan pembukuan, pelatihan management SDM dan pemakaian alat-alat pengelolaan sampah. Selain itu, sebanyak 3.065 pedagang pasar di berbagai wilayah tercatat telah mengikuti sosialisasi tentang bank sampah dan pengelolaan sampah di pasar.

Dari sisi lingkungan, BRI Peduli Yok Kita Gas memeberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah baik organik maupun anorganik, dimana sampah yang terkumpul tersebut dipilih dan dipilah menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik dapat diolah lagi menjadi barang-barang bernilai ekonomis. Dalam mendukung pengelolaan sampah tersebut, BRI telah menyalurkan 173 unit bak maggot komunal dan 50 unit kandang Black Soldier Fly (BSF).

“Hasilnya hingga saat ini sudah terkumpul 236.153 kg sampah organik dan 471.323 kg sampah anorganik di bank sampah. Selain itu juga tercatat sebanyak 6.921,5 kg maggot terjual dan juga sebanyak 34.739.868 Kg CO2e karbon tereduksi melalui bank sampah” ungkap Catur.

Lebih lanjut dari sisi ekonomi, Gerakan Anti Sampah Yok Kita Gas berhasil mengubah cara pandang masyarakat tentang mengubah sampah jadi uang. Sampah anorganik akan dicacah menggunakan alat pencacah sampah yang disediakan BRI bagi masyarakat. Setelah sampah dicacah, sampah pun dijual kepada pengumpul sampah dan masyarakat pun memperoleh pendapatan.

Hasilnya, tercatat total tabungan masyarakat yang melakukan penukaran sampah jadi uang di bank sampah sebanyak Rp104.420.916 dengan jumlah nasabah bank sampah yang terdaftar sebanyak 8.699 nasabah.

Catur menjelaskan, BRI Peduli Yok Kita Gas merupakan program pengelolaan sampah terpadu yang mengoptimalkan lahan dan sumber daya yang dimiliki secara berkelanjutan. Pada akhirnya gerakan ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, mendorong terciptanya energi bersih dan terjangkau, serta membantu penanganan perubahan iklim.

“Sampah yang dibuang diharapkan dapat dikelola dan dimanfaatkan menjadi energi listrik, didaur ulang menjadi industri kertas, dimanfaatkan untuk campuran aspal, bahan baku plastik atau untuk jenis organik, bisa dikelola menjadi kompos atau sumber energi listrik”, imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, BRI Peduli Yok Kita Gas diimplementasikan dalam dua bentuk yaitu melalui Yok Kita Gas di Pasar Tradisional dan di lingkungan masyarakat (Stand Alone Location). Untuk implementasi di lingkungan masyarakat, pelaksanaan program dilakukan di lokasi Bank Sampah atau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang telah dikelola oleh masyarakat yang berlokasi padat penduduk baik di Kota/Desa.

Khusus pasar tradisional, program ini telah dilakukan di 5 (lima) Pasar Tradisional yang memiliki peringkat terbaik dalam program pasar.id yang berlokasi di kota Bandung, Semarang, Surabaya, Malang dan Denpasar.

“Kami menyadari bahwa Pasar merupakan salah satu sarana publik tempat berlangsungnya aktivitas ekonomi masyarakat, dimana aktivitas di Pasar menimbulkan sampah setiap hari. Oleh Karena itu, kami mengajak pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di pasar untuk menjaga kebersihan pasar di mana sampah yang dihasilkan dapat dipilah dan diolah dengan tepat”, pungkas Catur.